MainSepeda -
February 11, 2025
Pesona Telaga Ngebel sebagai destinasi tujuan baru di East Java Journey (EJJ) menarik perhatian para cyclist. Keindahan panoramanya membuat lelah selama perjalanan sedikit terobati.
MainSepeda -
February 10, 2025
Zidan menjadi cyclist pertama yang tiba di check point (CP 1). Ia tiba di CP 1 yang berada di Telaga Ngebel, Ponorogo, pada 19.48 WIB. Artinya ia menempuh jarak 365 Km hanya dalam waktu 15 jam dengan rata-rata kecepatan di angka 24.3 Km/jam.
MainSepeda -
February 10, 2025
Tantangan pertama para peserta East Java Journey (EJJ) 2025 ialah angin kencang di awal rute. Hal ini membuat mereka tidak terlalu ngebut di jalanan menuju Mojokerto, termasuk juara bertahan EJJ 2024 Zidan Attala Nauval Hidayat.
MainSepeda -
February 10, 2025
East Java Journey (EJJ) 2025 kategori 1.500 Km telah dimulai. Tepat pada pukul 05.00 WIB, para peserta bertolak dari Surabaya Town Square (Sutos). Keberangkatan rombongan dilepas langsung oleh Founder Wdnsdy Bike, John Boemihardjo.
MainSepeda -
February 09, 2025
Trihadi Siswanto kembali menuai prestasi di level internasional. Kali ini Hadi Tombro, sapaan Trihadi, sukses meraih podium di gelaran ATTCK Unrstrktd Gravel 2025 pada Minggu, 9 Februari 2025. Hadi finis kedua di kelas Men Age 30-39 untuk kategori jarak rute 240 Km.
MainSepeda -
February 08, 2025
Tinggal hitungan jam event ultra cycling East Java Journey (EJJ) 2025 kategori 1.500 Km dilaksanakan. Start akan dipusatkan di Surabaya Town Square (Sutos) pada Senin, 10 Februari 2025, pukul 05.00 WIB. Persiapan terakhir pun telah dilakukan beberapa cyclist. Mulai dari kesiapan fisik, mental, hingga tunggangan mereka.
MainSepeda -
February 07, 2025
Cyclist nasional Trihadi Siswanto kembali terbang ke Filipina untuk mengikuti event sepeda gravel internasional bertajuk ATTCK Unrstrktd Gravel 2025 pada Sabtu, 8 Februari 2025. Ia akan mengikuti kategori Men dengan rute sejauh 240 Km.
MainSepeda -
February 07, 2025
Founder Wdnsdy Bike dan salah satu "strong man" sepeda Indonesia, John Boemihardjo, baru saja menjajal rute penuh East Java Journey (EJJ) 600 Km. John menyelesaikan rute seluruh rute (609 km) dalam waktu total hanya 37 jam dan 27 menit. Alias hanya kurang lebih 1,5 hari!