MAINSEPEDA
EJJ 1.500 Km: Bondik Mendapatkan Tuah Zidan
Hendri Setiawan menutup jatah podium EJJ 2025 di kelas Men 39 and Under usai finis di peringkat ketiga. Cyclist yang disapa Bondik ini menuntaskan rute 1.500 Km dengan catatan waktu 108 jam 54 menit 38 detik.
EJJ 600 Km: Intensitas Ringan, Mayoritas Cyclist Tiba di CP 1
Intensitas tantangan di segmen pertama East Java Journey (EJJ) 2025 kategori 600 Km masih tergolong moderat. Didominasi jalanan flat sejauh 117 Km, rute menanjak mulai dirasakan saat memasuki Nganjuk. Tanjakan utama menuju Telaga Ngebel, Ponorogo, dengan jarak 19 Km dengan ketinggian 760 mdpl. Telaga Ngebel sendiri lokasi yang diperuntukan sebagai CP 1. 
EJJ 2025 1.500 Km: Chat Istri Dorong Terry Finis Runner Up
Terry Herianta Tarigan menuai hasil membanggakan usai merebut podium East Java Journey (EJJ) 2025. Ia finis sebagai runner up di kelas Men Age 39 and Under pada Jumat, 14 Februari 2024. Terry membutuhkan waktu 106 jam 3 menit 13 detik untuk menyelesaikan rute sepanjang 1.500 Km. 
EJJ 2025 600 Km Start! Menikmati Lanskap Jawa Timur yang Elok 
Gelaran ultra cycling East Java Journey (EJJ) 2025 untuk kategori 600 Km telah bergulir. Para cyclist meninggalkan Surabaya Town Square (Sutos) pada pukul 04.59 WIB, Jumat, 14 Februari 2025. Keberangkatan peloton dilepas langsung oleh Founder Wdnsdy Bike, John Boemihardjo. 
EJJ 2025 1.500 Km: Men Pair Tiba-Tiba Sengit, Saingan Menuju CP2!
Memasuki hari keempat, persaingan juara di kategori Men Pair East Java Journey (EJJ) 2025 tiba-tiba menjadi sengit. Duet Azrul Ananda dan Joko Sumalis yang selalu memimpi di hari-hari sebelumnya dapat didahului oleh dua pasangan pair lain, Alfian Annadlori/Wahyudi dan Dwi Eko Firmansyah/Tomi Dwi Prastiyo. 
Update EJJ 2025 1.500 Km: 10 Cyclist Lolos CP 2, Om Ewin Ketemu Istri
Hingga pukul 20.30 WIB, tercatat 10 cyclist East Java Journey (EJJ) 2025 yang telah tiba di lokasi CP 2. Ewin Abadi menjadi cyclist terakhir yang masuk di Istana Gebang, Blitar. Tepatnya pada pukul 19.46 WIB. 
Update EJJ 2025 1.500 Km: Hati-Hati Turunan Jalan Rusak 
Tak sedikit yang berpikir bahwa Queen of Stage East Java Journey (EJJ) 2025 adalah rute menanjak menuju Paltuding, Ijen. Tanjakan yang berstatus Hors Categorie. Namun, faktanya tanjakan Ijen hanyalah Cima Coppi alias titik tertinggi di rute EJJ 2025. Queen of Stage sesungguhnya ialah segmen tanjakan di Pacitan-Trenggalek. Tantangan ini didapat peserta ketika menaklukkan rute dari CP 1 ke CP 2.
Update EJJ 2025 1.500 Km: Segmen Tanjakan Pacitan-Trenggalek Kejam
Pasca menikmati keindahan Telaga Ngebel, Ponorogo, para peserta akan dihadapkan segmen tanjakan diantara Pacitan-Trenggalek. Bukan tipikal tanjakan curam Hors Categories seperti Ijen, tapi 'never ending climb'.