Komunitas Manado Cycling Mania (MCM) menggandeng Pengprov ISSI Sulawesi Utara (Sulut) menggelar sebuah event bertajuk "Team Time Trial (TTT) Race" di Manado, Sabtu (7/11). Acara yang mendapatkan dukungan penuh dari Bank SulutGo ini diikuti lebih dari 100 cyclist dari Sulut hingga Jakarta.

Ini merupakan event pertama bagi MSM sejak adanya pandemi Covid-19 di Indonesia. Selama sekitar delapan bulan terakhir para cyclist Manado ini meniadakan kegiatan gowes bareng, atau agenda bersepeda yang berpotensi mengundang banyak orang.

"Kini orang-orang sudah mulai rindu event bersepeda. Jadi kami berpikir membuat event yang tetap mematuhi protokol kesehatan. Kami putuskan bikin balapan TTT. Kami berpikir TTT paling bagus untuk kondisi seperti ini. Sebab bisa meminimalisasi massa," jelas Andry Setio, Ketua penyelenggara.

KGB Racing merebut podium utama TTT Race di Manado

Tak disangka animonya luar biasa. Ada 19 tim putra yang mendaftar. Mereka berasal dari Manado dan sekitarnya seperti seperti Kota Kotamobagu, Kabupaten Bolaang Mongondow dan Kota Tomohon. Tak cuma itu saja, balapan ini juga diikuti Kelapa Gading Bikers (KGB) Racing asal Jakarta.

Mulanya ajang ini digelar pada 31 Oktober lalu. Namun karena bertepatan dengan libur panjang membuat balapan diundur menjadi 7 November. Perubahan jadwal ini membuat dua komunitas dari Makassar, Sulawesi Selatan batal ikut.

Tim MCM 1 menjadi runner up di TTT Race

"KGB sebenarnya sudah terlanjur datang di Manado dan siap balapan pada 31 Oktober lalu. Jadi kami putuskan agar mereka start duluan duluan. Toh ini balapan time trial, jadi tidak ada masalah. Sisanya kami selesaikan Sabtu," terangnya.

Peserta TTT harus menuntaskan balapan sejauh 37,16 kilometer. Start dari Bank SulutGo dan finis di Gunung Mahawu. Tantangan yang tidak mudah. Sebab para peserta harus mendaki hingga ketinggian lebih dari 1.300 meter.

Tim MCM 2 menempati posisi ketiga di TTT Race

Tim KGB Racing menjadi pemenang balapan ini. Mereka menyelesaikan rute menanjak di Gunung Mahawu dengan catatan waktu 1 jam 35 menit 18 detik. Dua tim yang turunkan MCM berhasil meraih podium. Tim MCM 1 finis kedua dengan selisih 33 detik, dan tim MCM 2 finis ketiga..

"Kami memberikan perlawanan ke KGB. Lumayan, selisihnya tidak sampai satu menit," ungkap Andry kepada Mainsepeda.com, Sabtu malam.

Pemenang kelas women open

Selain itu, MCM dan ISSI Sulut juga menggelar balapan individual time trial (ITT) untuk putri. Sifatnya terbuka. Jaraknya 23 kilometer. Total ada 20 women cyclist yang mendaftar. Salah satunya adalah Arfiana Khairunnisa dari KGB Racing.

"Selama ini kami susah cari cyclist cewek, sekarang malah tumbuh dengan pesat. Jadi kami buat kelas women open agar mereka merasakan persaingan, merasakan atmosfer kompetisi, dan menambah jam terbang. Mereka sangat senang sekali," ucap Andry. (mainsepeda)

Hasil TTT Putra
1. KGB Jakarta
2. Manado Cycling Mania (MCM) 1
3. Manado Cycling Mania (MCM) 2
4. Totabuan Gowes Community (TGC)
5. Kotamobagu Cycling Club (KCC)

Hasil ITT Putri (Women Open)
1. Arfiana Khairunnisa (KGB)
2. Viana Tangkowit (Women Cyclist Manado)
3. Murni YP (Women Cyclist Manado)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 21

Foto: Dokumentasi Manado Cycling Mania

Populer

Neilson Powless Rusak Skenario Wout van Aert dkk di Dwars door Vlaanderen 2025
Tips Supaya Cyclist Perempuan Tetap Cantik
Pakai Skinsuit, Cara Paling Instan untuk Cepat
Nanjak Rame-Rame ala Komunitas
Hanya 250 Unit, Specialized Tarmac SL6 World Champion
First Ride Eksklusif - Ketagihan Naik All-new SuperSix Evo di Jerman
Velodrome Rumput; Kehebohan Baru dari Kansas
Brompton Monas Cyclist Taklukkan Paris-Brest-Paris 1.200 km Dalam 82 Jam
Mads Pedersen Pernah Gagal di Sepak Bola dan Bulu Tangkis
Juara Dunia Lima Kali Comeback di Banyuwangi International BMX 2019