BRCC Launching Jersey Baru dengan Gelar Latber

| Penulis : 

Launching jersey baru Banyuwangi Road Cycling Community (BRCC) dikemas dengan cara berbeda. Tidak sekadar gowes bareng, BRCC juga melangsungkan latihan bersama (Latber). Pesertanya adalah cyclist dari Banyuwangi dan sekitarnya.

BRCC menutup 2020 dengan dramatis. Mereka gowes 510 kilometer dalam 24 jam, dari Banyuwangi hingga Solo. Memasuki 2021 ini, BRCC muncuk dengan tampilan baru. Mereka tampil sangat segar dengan balutan jersey kuning dengan gradasi biru.

Jadi, warna kuning-biru sebenarnya dikhususkan untuk pembalap BRCC pada musim 2020 lalu. Sementara anggota komunitas BRCC menggunakan motif yang berbeda. Sayangnya, pandemi Covid-19 membuat musim balap 2020 tidak terlaksana. Tak ada event balap apalagi tour.

Memasuki 2021 ini, pola warna kuning-biru akhirnya digunakan secara umum untuk semua anggota BRCC. Jersey buatan SUB itu tampak lebih keren dengan pola garis-garis di bagian depan dan belakang.

Setelah semua jersey terdistribusi ke seluruh anggota, BRCC menggelar latber pada Sabtu (13/2) pagi. Pesertanya sekitar 100 cylist. Selain anggota internal, acara ini juga diikuti sejumlah komunitas lain di Banyuwangi. Seperti Kopi Ireng CC, Tempe Gembos CC, Rogojampi CC, dan Neutral Service CC.

"BRCC merupakan wadah road bike di Banyuwangi. Ketika keluar daerah, tetap membawa bendera BRCC. Sebab BRCC bukan klub, tapi wadahnya road bike di Banyuwangi," bilang Guntur dalam sambutannya.

Start dari Pendopo Banyuwangi. Dari sana mereka bergerak melewati daerah Pendarungan di Kabat. Kemudian ke Jambu via kantor Kecamatan Glagah. Dari sana mereka menuju Licin dan finis di Rest Area Taman Sari Ijen. Total jaraknya 30 kilometer.

Meski tak panjang, namun 70 persen dari keseluruhan rute adalah tanjakan. Peserta harus naik hingga elevasi 660 meter dengan gradien sekitar tujuh persen. Melihat antusias peserta serta perkembangan gowes di Banyuwangi, sesi latber ini akan diadakan rutin setiap bulan.

Kehadiran latihan bersama yang digagas BRCC ini mendapat respon positif. Utamanya bagi para cyclist baru. Sebab, mereka memiliki wadah untuk mengukur hasil gowes mereka selama ini. "Kalau dijadikan sebagai event rutin, saya senang sekali," bilang Indah Wahyu Suci.

Indah baru intens gowes dengan road bike sejak September 2020. Selama ini ia hanya gowes bersama sang suami atau ikut event virtual. Ketika terjun langsung ke acara semacam Latber ini, dia sempat gugup. Apalagi banyak peserta yang berusia lebih muda.

"Ada banyak pelajaran yang bisa saya petik dari latihan bersama ini. Terima kasih kepada BRCC yang memberikan kesempatan kepada cyclist baru semacam saya untuk unjuk gigi dan mengukur diri," bilang peraih podium ketiga di kelas Women Open itu. (mainsepeda)

Hasil Latihan Bersama dan Launching Jersey BRCC Banyuwangi:

Kategori Usia di Bawah 30 Tahun
1. Airlangga Adam Aldama
2. Ghaly Insan
3. M. Faisal

Kategori Usia 31-40 tahun
1. Eko Setiawan
2. Mustofa
3. Aris

Kategori Usia 41-50 tahun
1. Seger
2. Fathor
3. Zibenk

Kategori Usia di Atas 51 Tahun
1. M. Roji
2. Guntur Priambodo
3. muvad

Kategori Women Open
1. Tri Wahyu Asih
2. Ririn Dwi
3. Indah Wahyu

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 31

Audionya bisa didengarkan di sini

Foto: Rendra Kurnia

Populer

Neilson Powless Rusak Skenario Wout van Aert dkk di Dwars door Vlaanderen 2025
Kanker Tak Hentikan Sonny Wahjudi Terus Bersepeda dan Melatih
First Ride Eksklusif - Ketagihan Naik All-new SuperSix Evo di Jerman
Peneliti: Jarak Aman Saat Gowes 10-20 Meter
Grupset Rotor 13-speed Ini Bisa Mengubah Dunia!
Mads Pedersen Pernah Gagal di Sepak Bola dan Bulu Tangkis
Cara Kapolres Rembang Kampanyekan Gaya Hidup Sehat Lewat Gowes
Nibali Ditarget Juara Giro, Porte dan Mollema Leader di Tour de France
Pakai Skinsuit, Cara Paling Instan untuk Cepat
Pompa Ban Anda sesuai Berat Badan