Para Rider Rindu Balapan di Tur lagi

| Penulis : 

Selama pandemi tidak banyak event balap sepeda di tanah air. Hal ini membuat klub-klub balap sepeda seperti kurang memiliki arah. Sebagian besar masih tetap berlatih. Namun juga diliputi rasa kebosanan karena tidak bisa menilai progres latihan.

Rider KGB Racing Team Jefri Irawan mengakui selama pandemi ini program latihan memang kurang jelas. Sebab, tidak ada event yang akan diikuti. Meski begitu, mereka tetap latihan rutin. Latihan terpisah untuk para rider, yakni di Jakarta, Solo, dan Bali.

Sudah setahun lebih mereka tidak mengikuti event resmi Union Cycliste Internationale (UCI). Sebagai gantinya mereka hanya berlatih dan ikut event lokal.

"Paling cuma latihan endurance. Kalau program latihan yang spesifik, itu tidak ada. Atau menantang diri sendiri. Misal mengejar catatan waktu terbaik atau yang lainnya," bilang Jefri.

Jefri berencana gowes keliling Pulau Jawa selepas Lebaran

Tidak hanya soal latihan, menurut Jefri beberapa di antara mereka memilih untuk kerja part time. "Pagi tetap latihan. Lalau sorenya kerja part time. Meski nggak selalu profit, yang penting ada kegiatan. Putar otak juga akhirnya," jelasnya.

Hal yang sama juga diungkapkan rider Mula Cycling Team, Bernard van Aert. Untungnya mereka tetap bisa menggelar training camp di Jogjakarta. Hanya saja program latihan menjadi kurang teratur.

Minggu (16/5) mendatang mereka akan berkumpul lagi di Jogja. Kabarnya mereka akan mengikuti Kejurnas pada Juni atau Juli. Kemudian berlaga di Tour de Siak, jika jadi diadakan.

"Masih belum juga sih jadwalnya. Rasanya kami latihan terus tiap hari, pasti bosan. Nggak ada tolak ukurnya juga. Untung sesama tim saling mendukung," kata Bernard.

Bernard mengisi waktu di sela latihan dengan mendaki gunung

Untuk mengatasi hal itu, biasanya dari pelatih melakukan kegiatan lain. Misal memperbanyak variasi latihan dan rute. "Biar nggak jenuh, juga buat piknik. Seperti mendaki gunung atau ke pantai. Tapi latihan tetap jalan," lanjutnya.

Melihat hal itu Jefri maupun Bernard berharap ada lebih banyak ajang balap sepeda tahun ini. Harapan mereka bisa saja terwujud. Sebab PB ISSI sudah mengonfirmasi dua agenda balap di Indonesia, yakni Tour d'Indonesia pada 23-28 Agustus 2021 dan Tour de Singkarak pada 4-12 September mendatang. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 42

Audionya bisa didengarkan di sini

Foto: Instagram @bandungloop, Jefri Irawan, Bernard van Aert

Populer

Neilson Powless Rusak Skenario Wout van Aert dkk di Dwars door Vlaanderen 2025
Kanker Tak Hentikan Sonny Wahjudi Terus Bersepeda dan Melatih
First Ride Eksklusif - Ketagihan Naik All-new SuperSix Evo di Jerman
Grupset Rotor 13-speed Ini Bisa Mengubah Dunia!
Mads Pedersen Pernah Gagal di Sepak Bola dan Bulu Tangkis
Cara Kapolres Rembang Kampanyekan Gaya Hidup Sehat Lewat Gowes
Peneliti: Jarak Aman Saat Gowes 10-20 Meter
Nibali Ditarget Juara Giro, Porte dan Mollema Leader di Tour de France
Rondo HVRT CF0: Ya Aero, Ya Endurance, Ya Gravel Bike
Lima Tips agar Baterai Garmin Tahan Lebih Lama