Operasi patah pergelangan tangan Tadej Pogacar berjalan lancar. Pembalap asal Slovenia itu dioperasi di sebuah rumah sakit di Genk, Belgia, Senin (24/4) waktu Indonesia. Pogacar sebelumnya mengalami kecelakaan di Liege-Bastogne-Liege.

Update pada Selasa (25/4) waktu Indonesia, Pogacar sudah keluar dari rumah sakit. Ia melanjutkan tahap pemulihan. Namun belum bisa dipastikan kapan Pogacar bisa kembali turun mengikuti balapan.

"Operasi pada skafoid Tadej Pogacar berhasil. Ia melanjutkan pemulihan dan rehabilitasi di luar rumah sakit," ujar Dr. Adrian Rotunno, Direktur Medis UEA Team Emirates.

Pogacar menjalani operasi patah tulang skafoid di pergelangan tangan kirinya, setelah mengalami kecelakaan Liege-Bastogne-Liege, Minggu (25/4) waktu Indonesia. Menurut Adrian, patah tulang skafoid yang dialami Pogacar hanya memerlukan pembedahan. Dan itu sudah dilakukan dengan baik oleh ahli bedah tangan spesialis di Genk.

Namun sejauh ini UEA Team Emirates belum mengonfirmasi berapa lama waktu pemulihan yang dibutuhkan Pogacar. Termasuk belum bisa dipastikan kapan ia bisa kembali ke pelatihan atau ajang balap sepeda.

“Selain dua patah tulang, Tadej memiliki banyak luka di tangannya. Harus sembuh total dulu, baru setelah itu ia dapat dengan hati-hati memulai latihan di dalam ruangan,” kata Adrian Rotunno pada Het Laatste Nieuws. Namun sepertinya Pogacar bakal melewati program latihan di ketinggian pada Mei mendatang. “Terlalu dini jika ia harus ikut pelatihan ketinggian di pada Mei datang. Pogacar setidaknya butuh waktu recovery selama empat hingga enam minggu.” katanya.

Baca Juga: Evenopel Juara Back to Back Liege-Bastogne-Liege, Pogacar Kecelakaan

Pogacar sebenarnya difavoritkan menjuarai Liege-Bastogne-Liege. Di event itu Pogacar juga mengincar hat-trick Ardennes Classics. Setelah sebelumnya ia memenangkan Amstel Gold Race dan Flèche Wallonne

Sayangnya, Pogacar harus meninggalkan Liege-Bastogne-Liege lebih cepat. Ia setelah ia terjebak dalam kecelakaan dengan Mikkel Honore (EF Education-EasyPost). Kecelakaan itu terjadi di turunan, sekitar 85 km menuju finis.


Insiden kecelakaan di Cote de la Roche yang melibatkan Tadej Pogacar (UAE Team Emirates)

Manajer UEA Team Emirates, Mauro Gianetti ingin pemulihan Pogacar dilakukan secara hati-hati. Tidak tergesa-gesa. Sebab, menurutnya, pemulihan Pogacar sangat berpengaruh pada performanya musim ini. “Jadi masih terlalu dini juga untuk membuat prediksi kapan ia akan kembali berlatih dan balapan,” katanya.

Pogacar sebenarnya disiapkan untuk mencuri kemenangan Tour de France, yang digelar Juli mendatang. Gianetti berharap pebalapnya itu bisa segera pulih dan bisa mengikuti Tour de France. “Tapi kami masih perlu lebih banyak informasi setelah operasinya. Dari sana kami akan melihat bagaimana kelanjutannya,” kata Gianetti.(mainsepeda)

Saksikan East Java Journey 2023 Part 3 Full Journey 1200 km

Populer

First Ride Eksklusif - Ketagihan Naik All-new SuperSix Evo di Jerman
Juara Dunia Lima Kali Comeback di Banyuwangi International BMX 2019
Cara Kapolres Rembang Kampanyekan Gaya Hidup Sehat Lewat Gowes
Peneliti: Jarak Aman Saat Gowes 10-20 Meter
Lima Tips agar Baterai Garmin Tahan Lebih Lama
Tandem Convertible: Bisa Jadi Tandem, Bisa Jadi Single
RGT Cycling, Pesaing Zwift yang Gratis dan Bisa Semua Rute Dunia
Nibali Ditarget Juara Giro, Porte dan Mollema Leader di Tour de France
Jajal Rute Cirebon-Tasikmalaya Bareng Komunitas, Azrul Ananda Melintasi Tanjakan Kaki Gunung Ciremai
Neilson Powless Rusak Skenario Wout van Aert dkk di Dwars door Vlaanderen 2025