Sejumlah cyclist kerap punya misi mereka harus bisa naik kelas. Menaklukkan tantangan-tantangan baru lewat event tertentu. Itu juga yang tergambar dari sosok Bambang Priyambodo dari komunitas MeDYC.

Bambang selama ini sudah empat kali ikut Bromo KOM Challenge. Ia selalu finis. Tapi masih belum bisa under cut off time (COT). Meskipun catatan waktunya tiap tahun bisa diperbaiki.

Tapi Bambang tak pernah menyerah. Ia coba terus. Sampai ikut kelima kalinya. Dan, di keikutsertaannya kelima di Antangin Bromo KOM Challenge 2023, Bambang berhasil finis under COT. Bambang finis dengan catatan waktu 3 jam, 44 menit, 24 detik. Ia melintasi garis finis pukul 13:17:59. Dua belas menit sebelum lewat COT.

“Alhamdulillah bisa under COT setelah 5 kali ikut di Bromo KOM sejak 2017. Sebelumnya saya memang selalu finis, tapi selalu over COT,” ujar Bambang.

Keberhasilan itu membuat Bambang seperti ketagihan dengan event Mainsepeda. Ia ingin merasakan tantangan baru, yakni bersepeda jarak jauh. Bambang pun akhirnya memutuskan ikut Three Islands Journey (TIJ).

“Saya tak pernah bosan ikut Bromo KOM. Eventnya menyenangkan. Bisa bertemu cyclist dari berbagai kota, apalagi eventnya Mainsepeda yang sudah pasti well organized,” tambah Bambang.


Aksi Bambang di Antangin Bromo KOM Challenge 2023 kemarin.

Bambang memang sudah tidak asing dengan event-event Mainsepeda. Pada awal 2023 lalu Bambang juga mengikuti East Java Journey (EJJ) 2023 kategori 600 km.


Bambang Priyambodo (depan kanan) bersama Azrul Ananda saat masih berpeloton di awal East Java Journey 2023 kategori 600 km.

Sayangnya, Bambang gagal di East Java Journey lalu. Ia gagal finis karena kendala sepeda di km 570. Padahal saat itu Bambang sudah menyelesaikan tantangan hingga check point (CP) 3 di Kediri.

Saat itu ia berhasil sampai di CP 1 di Kota Madiun pukul 17:23:47. Lalu di CP 2 di Trenggalek ia sampai pukul 20:14:54. Dan di CP 3 dia datang pukul 02:42:46.

Gagal di EJJ menjadi pengalaman berharga bagi Bambang. Di Three Islands Journey nanti Bambang berupaya mempersiapkan sepedanya dengan lebih baik agar tidak terjadi kendala seperti di EJJ lalu.


Fotografer Mainsepeda mengabadikan Bambang Priyambodo saat kelelahan ketika mengikuti East Java Journey 2023. 

Three Islands Journey merupakan event ultra cycling baru dari Mainsepeda. Setelah sebelumnya Mainsepeda juga membuat East Java Journey 2023. Three Islands Journey juga bersifat self supported. Peserta akan diajak bersepeda hampir 1.200 km. Total menanjak memang hampir 4.000 meter.

Event yang digelar 16-18 Juni 2023 itu bakal menyuguhkan rute yang berkesan. Start dari Surabaya, melintasi Pulau Bali, lalu peserta akan mengakhiri rute di Sirkuit Mandalika di Nusa Tenggara Barat (NTB). Bukan sekadar finis, peserta bakal bisa gowes sepuasnya di sirkuit MotoGP tersebut.

“Saya tertarik dengan event ini karena tantangannya asyik. Bisa gowes dari Surabaya menuju Lombok. Apalagi finis di Mandalika menurut saya sangat menarik, kapan lagi bisa finis dan mencoba gowes di lintasan MotoGP,” ujarnya.(mainsepeda)

Jangan lupa saksian Podcast Mainsepeda terbaru

Populer

Neilson Powless Rusak Skenario Wout van Aert dkk di Dwars door Vlaanderen 2025
Kanker Tak Hentikan Sonny Wahjudi Terus Bersepeda dan Melatih
Peter Sagan Pakai Sepeda Alloy, Team Sky Tetap tanpa Disc Brake
Donasi "Tantangan Johnny Ray" Disalurkan ke Panti Asuhan di Gresik
Kolom Sehat: Meri, tapi Bukan Anak Bebek
Tips Supaya Cyclist Perempuan Tetap Cantik
Pompa Ban Anda sesuai Berat Badan
First Ride Eksklusif - Ketagihan Naik All-new SuperSix Evo di Jerman
Mads Pedersen Pernah Gagal di Sepak Bola dan Bulu Tangkis
Ultah ke-20, Tour de Borobudur Tahun Depan Akan Dikemas Lebih Wow