Tahun ini, balapan itu geser ke Oktober, akhir pekan ini. Sabtu ini (2 Oktober) adalah balapan perempuan (untuk kali pertama dalam sejarah!). Minggu-nya (3 Oktober), adalah balapan utamanya.
Industri road bike sedang dalam persimpangan soal menentukan ban masa depan. Apakah akan tubeless seperti offroad/MTB, atau pada akhirnya tetap memakai clincher?
Banyak pendengar mengirim pesan agar membahas topik ini lagi. Soal turunan. Yang tak kalah sulitnya dengan tanjakan. Walau sudah banyak yang membahasnya, pendengar ingin mendapatkan perspektif dari Om Azrul Ananda dan Om Johnny Ray.
Johnny Ray menjadi special guest "ZWIFTAAA Meet Up". Itu adalah agenda nge-Zwift rutin yang diadakan komunitas ZWIFTAAA. Mereka merupakan sekumpulan cyclist tangguh yang mayoritas anggotanya adalah perempuan.
Sebagai penghobi sepeda yang sudah merasakan beberapa kali "gempa" akibat pergantian generasi grupset Shimano, ada beberapa hal menyenangkan, juga menyedihkan, dari hadirnya Dura-Ace 9200 dan Ultegra 8100.
Penguasa komponen sepeda dunia itu bukan sekadar merilis Dura-Ace baru, mereka juga membarenginya dengan Ultegra terbaru. Sama-sama 12-Speed, sama-sama semi-wireless.
Belum puas dengan kesan pertama Sensah Empire Pro 12-Speed, Aza dan Johnny Ray mengajak si monster John Boemihardjo untuk menggeber habis grupset terjangkau asal Tiongkok itu.
Pada dasarnya, ada empat bahan utama frame sepeda. Steel, titanium, karbon, dan aluminium. Dari keempat bahan itu, yang disebut terakhir dikenal sebagai materi paling murah. Meski demikian, aluminium tidak boleh diremehkan.